Ada seorang bapak yang mempunyai seorang anak laki-laki yang cacat sumbing (maaf). Suatu hari si anak ingin ditemani bapak nya untuk melamar seorang gadis pujaan hati di lain kampung. Karena menyadari kalau si anak cacat, dan agar lamaran diterima oleh orang tua si gadis, maka si bapak usul kalau nanti sang calon mertua bicara apapun, si anak tidak boleh menjawab sepatah kata pun. Si anak pu setuju. Singkat kata, sesampainya di rumah si gadis, sang calon mertua bertanya…
Calon Mertua : Apa pekerjaanmu?
Si Bapak: Membuat anyaman dari bambu, misalnya tampah, cepon, ilir untuk dijual.
Karena si anak merasa jawaban Si bapak masih ada yang kurang, maka seketika si anak nyeletuk..
Anak : La, cetinge sih? (dengan suara yang bindeng/sengau)
Tentu lain yang keluar dari mulut si anak dengan Si bapak. Maka, seketika itu batallah lamaran si anak. Ooooooooooooooo……
Kiriman Ibu Sabariyah. Penutur asli humor ini adalah Ibu Mutmainah.