Cara mudah menambah uang jajan

Ternyata menulis itu bisa dimanfaatkan untuk menambah uang jajan. Saya misalnya- tahun 1976 tulisan ecek-ecek saya berjudul “Seiko Mack”dimuat di majalah Gadis dalam rubrik “Idiiih malu”. Honornya lumayan bisa untuk traktir Ninil dan Hahan yang kala itu masih imut-imut. Kemudian tahun 1980an tulisan saya berjudul “Sepak bola wanita melanggar kodrat ??” dimuat dimajalah Femina. Honornya lumayan untuk beli sate plus dapat paket kosmetik Rexona. Yang lebih senang lagi saya jadi terkenal dikalangan keluarga saya he..he..he.
Sayapun rajin mengikuti lomba penulisan karangan di majalah Polisi Militer Gajah Mada. Selain mendapatkan penghargaan dan hadiah nama sayapun jadi ikut terangkat.Jika anda punya blog dan banyak tulisan disitu coba deh kirim ke majalah atau koran. Setelah artikel dikirim jangan dipikir lagi dimuat atau tidaknya. Teruslah menulis. Sekarang banyak majalah-majalah remaja dengan tulisan sederhana dan ringan.

Tulisan tidak perlu yang muluk-muluk yang tidak anda kuasai. Mulailah dengan tulisan yang sederhana dan ringan-ringan saja. Misalnya humor atau pengalaman pribadi anda. Jika setiap hari atau setiap minggu anda dapat membuat satu buah tulisan itu sudah bagus. Tidak perlu takut “Ah jangan-jangan nanti tulisan saya nggak dimuat atau malahan ditertawakan orang “Cuek saja, bleh. Ingat, penulis-penulis handal sekarang pada mulanya juga tidak bisa menulis. Tetapi karena terus belajar dan mencona menulis akhirnya mereka jadi terbiasa.
Konon yang paling sulit adalah menulis kalimat pertama. Biarkan aja kalimat pertama itu asal jadi-teruslah menulis kalimat-kalimat berikutnya, nanti di revisi lagi.

Semakin anda banyak menulis semakin mudah bagi anda menuangkan gagasan atau apa yang ada dipikiran . Istilahnya mengalir dengan sendirinya dari otak ke tangan anda.

Lihatlah tulisan mas Arswendo Atmowsiloto, Emha Ainun Najib, dll. Tulisan mereka begitu ingan, sederhana tapi enak dibaca bukan.

Yang harus diingat adalah “jangan menjiplak” tulisan orang lain. Anda bisa di cap sebagai plagiator. Jika mengutip tulisan orang lain sebutkan sumbernya. Ini juga merupakan penghormatan kita penulis yang bersangkutan.

Jadi, mengapa tidak segera mengambil laptop dan menulis ?? Siapa tahu tulisan anda akan mendatangkan rejeki penambah uang jajan atau tabungan anda. Insya Allah.

dCholik

Tinggalkan Balasan